Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

BAB MUBTADA' DAN KHOBAR (JURUMIYAH)

Gambar
بَابُ اَلْمُبْتَدَأِ وَالْخَبَرِ. َ . اَلْمُبْتَدَأُ : هو اَلِاسْمُ اَلْمَرْفُوعُ اَلْعَارِي عَنْ اَلْعَوَامِلِ اَللَّفْظِيَّةِ وَالْخَبَرُ هُوَ اَلِاسْمُ اَلْمَرْفُوعُ اَلْمُسْنَدُ إِلَيْهِ, نَحْوَ قَوْلِكَ "زَيْدٌ قَائِمٌ" وَ"الزَّيْدَانِ قَائِمَانِ" وَ"الزَّيْدُونَ قَائِمُونَ " . والمبتدأ قِسْمَانِ ظَاهِرٌ وَمُضْمَرٌ فَالظَّاهِرُ مَا تَقَدَّمَ ذِكْرُهُ والمضمر اثنا عشر وهى :أنا ونحن وأنتَ وأنتِ و وأنتما وأنُتم وأنتن وهو وهى وهما وهم وهن نحو قولك (أنا قائم) و(نحن قائمون) وما أشبه ذلك والخبر قسمان : مفرد وغير مفرد فالمفرد نحو زيد قائم وغير المفرد (اربعة اشياء )الجار والمجرور والظرف والفعل مع فاعله والمبتدأ مع خبره نحة قولك : زيد فى الدار) وزيد عندك وزيد قام ابوه وزيد جاريته زاهبة   Bab Penjelasan Mubtada dan khabarَ . اَلْمُبْتَدَأُ : هو اَلِاسْمُ اَلْمَرْفُوعُ اَلْعَارِي عَنْ اَلْعَوَامِلِ اَللَّفْظِيَّةِ     Definisi dan Pengertian Mubtada Definisi Mubtada Mubtada adalah isim yang dirafa’kan yang Kosong dari amil-amil sebangsa lafadzh...

PEMBAGIAN KALAM

Gambar
Kalam atau kalimat terbagi menjadi 3 yaitu kalimat isim, kalimat fi'il dan kalimat huruf.  Ini seperti yang disebutkan dalam kitab al-Ajurumiyah; وَأَقْسَامُهُ ثَلَاثَةٌ: اِسْمٌ ، وَفِعْلٌ ، وَحَرْفٌ 1. Isim Arti dari isim adalah sebagai berikut: الاِسْمُ ، وَهُوَ كَلِمَةٌ دَلَّت عَلَى مَعْنًى في نَفْسِهَا ، وَلَمْ تُقْتَرَنْ بِزَمَنٍ وَضْعًا Artinya, "isim adalah kata yang menunjukkan makna yang dimilikinya tanpa disertai penempatan waktu". Jadi namanya selalu punya arti tersendiri.  Ini berbeda dengan huruf yang tidak memiliki arti kecuali jika berdampingan dengan kalimat lain.  Isim tidak bisa dibarengi dengan penempatan waktu yang berjumlah 3. Artinya, waktu yang telah berlalu (  waktu madli  ), waktu yang berjalan (  waktu hal  ), dan waktu yang akan datang (  waktu mustaqbal  ).  Berbeda dengan fi'il yang selalu diiringi dengan penempatan waktu. Contoh kalimat kata benda: -   كِتَابٌ  / Kitaabun / Buku -   ...

Ilmu Nahwu Dan Shorof

Gambar
  Ilmu Nahwu  Jika kita membicarakan suatu kata adalah   mabni atau mu’rab   (berubah harakat huruf akhir katanya), lalu berubahnya harus menjadi apa, apakah fathah, kasrah, dhommah, atau dengan membuang huruf, itu semua dipelajari dalam ilmu nahwu. Contohnya, kata Zaid bisa dibaca Zaid un , Zaid an , dan Zaid in  seperti berikut ini: ضَرَبَ زَيْ دٌ  فَاطِمَةَ رَأَيْتُ زَيْ دًا  يُصَلِّى فِي الْمَسْجِدِ مَرَرْتُ بِزَ يْدٍ Perubahan harakat seperti ini dipelajari di dalam  ilmu nahwu . Link pembelajaran video ilmu nahwu : https://www.youtube.com/watch?v=Vxam8vOrtC8 Ilmu Shorof Ilmu sharaf  lebih berkonsetrasi kepada perubahan shighat dari suatu kata kepada shighat lainnya dalam rangka mendapatkan arti yang berbeda. Dalam ilmu shorof kita belajar tashrifan dengan 22 wazan, belajar juga kaidah i’lal. Contoh yang dipelajari dalam ilmu sharaf yang sering kita dengar, adalah perubahan dari kata dhoroba. Contoh tasrif dhoroba : ضَرَبَ – يَضْرِب...